Metamorfosa Journal has moved to a new address at ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATERI TEKS EKSPLANASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BROKEN HEART DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BANDA ACEH

Teuku Mahmud

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendanya hasil belajar siswa mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya materi teks eksplanasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantara faktor penyebabnya adalah penggunaan model yang digunakan masih bersifat teacher center, siswa kurang dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran dan penilaian yang digunakan masih bersifat penilaian hasil bukan penilaian proses. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar materi teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Broken Heartdan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Banda Aceh dan sampelnya terdiri dari 28 siswa kelas eksperimen dan 28 orang siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan memberikan tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai pada taraf signifikansi 0,975 dengan derajat kebebasan dk= 54, maka hipotesis alternatif diterima. Di kelas eksperimen terdapat 6% siswa tidak tuntas belajar dan 94% siswa yang tuntas belajar, sedangkan di kelas kontrol 58% siswa tidak tuntas belajar dan 42% siswa yang tuntas belajar. Sesuai dengan pengolahan data, diperoleh hasil uji-t yaitu thitung  =4,55sedangkan >ttabel= 2,00, berarti thitung>ttabel atau 4,55> 2,00. Dengan demikian sesuai kriteria pengujian, maka H1diterima.

 

 

Kata Kunci:bPerbedaan, Hasil Belajar, Materi Teks Eksplanasi, Model PembelajaranbKooperatif Tipe Broken Heart, Pembelajaran Konvensional


Full Text:

PDF

References


Aqib, Z. dkk. (2009). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru SMP, SMA, SMK. Bandung: CV. Yrama Widya.

Budiningsih, A. (2008). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, (2009). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka

Dimyati dan Mudjiono.(2006). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Darsono. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Press.

Hamalik, O. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Isjoni. (2013)Cooperative Learning: Efektifitas Pembelajaran Kelompok. 2013. Bandung. Alfabeta.

Izudin, M. (2017). Mplementasi Model Pembelajaran Broken Triangle/Square/Heart Untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Di Mi Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi. Kudus: IAIN.

http://eprints.stainkudus.ac.id/906/: diakses: 7 Februari 2017.

Komalasari, (2013). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Knapp, P dan Watkins M. (2005). Teks, Grannar, Technologies for Teaching and Assessing Writing. Australia: Uneversity of New South Wales Press.

Kosasih, E. (2017). Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Maksum. (2014). Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta: Grafindo Persada.

Miarso, Yusufhadi (2004) Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Prenada Media

Nawawi, H. (2007). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Purwadarminta. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Prianti, E. T. (2013). Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA Kelas XI. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Riyanto,Y. (2012). Paradigma Baru Pembelajaran (Sebagai Referensi Bagi Pendidikan dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Restuti. (2013). Mandiri Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga

Slameto. (2001). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Sudjana. (2009), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sudjana. (2009). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Suprijono, A. (2010). Cooperative Learning Teori & Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutarto dan Indrawati. (2013). Strategi Belajar mengajar “Sains”. Jember: UPT Penerbitan UNEJ.

Syah, M. (1999). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugandi, A. (2004) Teori Pembelajaran.Semarang: UPT MKK Universitas Negeri Semarang.

Solihatin E dan Raharjo. (2009). Cooperative Learning: Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Slameto. (2003), Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta.

Taher, A. (2009), Metode Penelitian Sosial. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Trianto (2012). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif (Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Uno B. H. (2010), Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.


Article Metrics

Abstract views: 22   PDF views: 11